Seperti biasa pada hari Kamis selama bulan suci Ramadhan, setelah shalat zhuhur berjamaah, seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan akan memperoleh siraman rohani Ramadhan. Pada kesempatan kali ini, Kamis (22/4/2021), Akhmad Junaedi, S.Sy, didapuk menjadi penceramah.
Mengawali ceramahnya, ia menuturkan begitu banyak hikmah yang dapat diambil dari bulan suci Ramadhan. Di antara hikmah-hikmah tersebut adalah kebahagiaan bagi yang berpuasa.

“dalam salah satu hadits, Rasul menyampaikan bahwa ada 2 (dua) kebahagiaan, yaitu ketika hendak berbuka puasa dan di saat bersua dengan Allah SWT. Di akhirat nanti.”, jelasnya.
“coba kita rasakan, begitu bahagianya di detik-detik terakhir akan berbuka dan semakin bertambah ketika waktu berbuka itu tiba. Kebahagiaannya sungguh tak tergambarkan. Apalagi, di saat kelak nanti kita berjumpa dengan Sang Pencipta langsung”, pungkasnya.

Di akhir ceramahnya, ia mengajak seluruh aparatur untuk berbahagia dengan selalu berpuasa. Semoga keberkahan selalu Allah curahkan kepada seluruh keluarga besar aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan.
Seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan melangsungkan apel pagi, Senin (19/4/2021). Bertempat di halaman utama, Tayep Suparli, S.Sy, Hakim, maju sebagai pembina, sedangkan Toga Muda Nasution, S.H.I., bertindak sebagai komandan.
Pembina mengingatkan kepada seluruh aparatur pengadilan untuk menjaga serta meningkatkan integritas diri dalam setiap menjalankan tugas. Karena, integritas merupakan cerminan diri kita.

“dalam melaksanakan tugas, banyak yang mengawasi kita, baik internal seperti Badan Pengawas, maupun eksternal, yang di antarannya oleh Ombudsman dan Komisi Yudisial”, ujar beliau.
“bahkan, yang lebih penting dan harus disadari, sesungguhnya setiap aktivitas kita dipantau dan dinilai langsung oleh Allah SWT. Tanpa ada yang terlewat sedikitpun”, lanjutnya.

Apel pagi yang berlangsung sekitar 10 (sepuluh) menit ini kemudian diakhiri pada pukul 08.10 WIB. Seluruh aparatur selanjutnya melaksanakan tugas sesuai dengan uraian tugasnya masing-masing.
Ramadhan bulan penuh berkah, benar-benar dirasakan oleh pasangan yang tengah bersengketa di Pengadilan Agama Sibuhuan. Bagaimana tidak, Lewat peran mediator pasangan muda yang semula duduk berhadap-hadapan sebagai Pemohon dan Termohon akhirnya bersatu kembali memadu kasih.
Terdaftar dalam perkara cerai talak dengan register perkara 106/Pdt/G/2021/PA.Sbh, Majelis memerintahkan kepada keduanya untuk menempuh mediasi terlebih dahulu. Dalam agenda inilah, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag., yang juga bertindak sebagai mediator, mengajak keduanya kembali membumi, memahami makna penting ikatan suci perkawinan dan posisi masing-masing suami isteri.

Ego yang sempat menghinggapi pikiran keduanya akhirnya tersungkur. Emosi sesaat yang diturutkan tanpa berpikir panjang juga tersingkir. Kini, yang ada hanyalah jiwa besar saling memaafkan. Hati suci yang kembali saling menerima. Tentu saja dengan satu tujuan, merengkuh keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Keberhasilan mediasi pada bulan Ramadhan ini semoga membawa berkah kepada keduanya, serta dengan harapan akan semakin banyak perkara damai lewat agenda mediasi di Pengadilan Agama Sibuhuan.
Pada bulan Ramadhan ini, Keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan tengah diselimuti rasa bahagia yang mendalam. Selain dengan tibanya Ramadhan, kebahagiaan tersebut juga didasari dengan kelahiran anak ketiga Panitera Muda Hukum, Muhammad Sarkawi, S.H.I.
Dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag., keluarga besar berkunjung ke kediaman pasangan yang tengah berbahagia tersebut, Selasa (13/4/2021). Sesampainya di rumah, tuan rumah dengan wajah berbinar dan senyum yang tak kunjung lepas menyambut rombongan.

Ketua lantas mengucapkan selamat kepada Panitera Muda Hukum dan Isteri yang tengah berbahagia atas kelahiran anak ketiganya. Semoga, kelak menjadi anak yang shalih, sosok yang berilmu, dan senantiasa membahagikan kedua orangtuanya.
Kunjungan ini kemudian ditutup dengan doa yang diimami oleh Akhmad Junaedi, S.Sy. Hakim. Berkah Ramadhan, barisan keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan telah bertambah.
Agenda perdana pada hari pertama bulan Ramadhan di kantor Pengadilan Agama Sibuhuan diawali dengan shalat zhuhur berjamaah. Setelahnya dilanjutkan dengan bimbingan dan arahan serta ceramah dari Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag.
Dalam ceramahnya, beliau mengajak untuk tetap produktif di bulan Ramadhan. Di samping itu, ia juga mengingatkan kepada jamaah untuk senantiasa berniat dengan ikhlas karena Allah dalam melaksanakan setiap tugas. Karena, niat menentukan apakah aktivitas tersebut akan bernilai ibadah atau hanya sebatas rutinitas belaka.

Beliau mengutip nasehat syeikh Burhanuddin al-Islam Al-Zarnuji, dalam karyanya Ta’lim al-Muta’allim, begitu banyak ibadah yang luarannya seperti ibadah dunia, namun dapat berubah menjadi amal akhirat. Kuncinya dengan memperbaiki niat.
“sebagai contoh, kita bekerja. Jika kita berniat mencari rezeki Allah yang peruntukannya untuk keluarga, maka aktivitas tersebut akan menjadi ibadah akhirat”, ungkap beliau.
Setelah ceramah beliau, agenda Ramadhan dilanjutkan dengan pembagian kelompok tadarus bulan Ramadhan. Ada 5 (lima) kelompok tadarus dengan masing-masing 6 (enam) juz yang harus diselesaikan.
