Sibuhuan, 28 April 2026 –di depan kantor Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan, atmosfer kedisiplinan terasa begitu kental. Untuk pertama kalinya, sebuah agenda penting bertajuk Briefing Perdana Khusus Keamanan digelar dengan suasana yang khidmat namun penuh semangat. Bukan di dalam aula besar, melainkan di Pos Keamanan tempat di mana setiap mata dan telinga siaga selama 24 jam menjaga kewibawaan institusi.

Briefing strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris PA Sibuhuan, Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., didampingi oleh Ibu Meidian Patma Mitami, S.T. Kehadiran pimpinan di "markas" petugas keamanan ini menjadi simbol apresiasi sekaligus penegasan bahwa setiap elemen memiliki peran vital dalam pelayanan publik.

WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.43.26 1 

Membuka arahannya, Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., menyentuh aspek paling fundamental dari seorang petugas keamanan: Integritas. Beliau mengingatkan bahwa petugas keamanan adalah sosok pertama yang memberikan kesan kepada masyarakat. Wajah ramah namun tegas, serta sikap jujur yang tidak tergoyahkan, adalah kunci utama.

"Security adalah cermin pertama PA Sibuhuan. Jika cerminnya bersih dan jujur, maka masyarakat akan menaruh kepercayaan besar pada keadilan yang kita perjuangkan di dalam sana. Jadikan kedisiplinan bukan sebagai beban, melainkan sebagai identitas diri," pesan Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., Sekretaris (PA) Sibuhuan.

WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.43.26 2 

Poin yang menjadi pembeda dalam briefing perdana ini adalah instruksi mendetail mengenai pemeliharaan aset dan efisiensi energi. Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., Sekretaris PA Sibuhuan menekankan bahwa pengamanan tidak hanya soal menjaga pintu dari gangguan luar, tetapi juga menjaga bagian dalam kantor dari kelalaian yang bisa berakibat fatal.

Ibu Meidian Patma Mitami, S.T., turut memperkuat poin ini dengan menyoroti detail-detail teknis yang sering kali terabaikan. Petugas keamanan diinstruksikan untuk memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap kondisi kelistrikan kantor, terutama saat melakukan patroli sore dan malam hari:

  • Pemutusan Arus Listrik Statis: Mencabut kabel-kabel laptop, charger, hingga cok sambung yang masih menempel pada sakelar jika tidak lagi digunakan. Hal ini krusial untuk mencegah terjadinya arus pendek yang berpotensi memicu kebakaran.
  • Optimalisasi Energi: Memastikan tidak ada lampu ruangan yang menyala sia-sia dan mematikan unit AC (Air Conditioner) yang masih aktif di ruangan-ruangan yang sudah kosong. 
  • WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.43.25 

    Instruksi ini bertujuan untuk menciptakan budaya "Hemat Energi, Selamatkan Aset", di mana setiap petugas merasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas negara yang ada di PA Sibuhuan.

    Briefing yang berlangsung hangat di Pos Keamanan ini diakhiri dengan diskusi interaktif. Langkah jemput bola yang dilakukan oleh Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., Sekretaris PA Sibuhuan dan Ibu Meidian Patma Mitami, S.T., ini disambut positif oleh para petugas keamanan yang merasa lebih diperhatikan dan dibekali dengan arahan yang jelas.

    Dengan terlaksananya briefing perdana ini, PA Sibuhuan menegaskan komitmennya untuk membangun sistem keamanan yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas secara administratif dan peduli terhadap keselamatan lingkungan kerja.