Sibuhuan, 28 April 2026 Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan disambut dengan semangat pembaruan. Di bawah naungan ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), seluruh pilar pelayanan mulai dari petugas administrasi, Posbakum, personel keamanan, hingga portir sidang berkumpul dalam satu barisan yang solid. Briefing pagi kali ini dipimpin langsung olehPanitera (PA) Sibuhuan Bapak Muhammad Sarkawi, S.H.I., yang membawa pesan kuat tentang dedikasi dan empati.Bukan sekadar rutinitas formalitas, briefing ini menjadi momentum untuk menyelaraskan detak jantung pelayanan agar tetap seirama dengan kebutuhan masyarakat pencari keadilan.

WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.45.38 

Dalam amanat pembukanya, Bapak Muhammad Sarkawi, S.H.I. menekankan bahwa wajah pengadilan tercermin dari perilaku para petugas di garda terdepan. Beliau menghimbau dengan tegas agar seluruh petugas tanpa terkecuali terus memupuk nilai integritas.

"Melayani masyarakat bukan hanya soal menyelesaikan berkas, tapi soal menjaga kepercayaan publik. Jangan ada celah bagi tindakan di luar aturan. Integritas adalah pakaian yang harus kita kenakan setiap saat," tegas beliau di hadapan para peserta briefing.

Arahan berlanjut pada teknis pelayanan yang lebih humanis. Pembina menekankan kembali pentingnya budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam). Pesan khusus ditujukan kepada petugas keamanan (security) sebagai wajah pertama yang ditemui masyarakat. Bapak Muhammad Sarkawi, S.H.I. meminta petugas keamanan untuk menunjukkan sikap proaktif,turun ke bawah menyambut tamu yang datang dengan hangat sehingga masyarakat merasa diterima dan terbantu sejak langkah pertama mereka memasuki gerbang pengadilan.

WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.45.38 1 

Ketelitian juga menjadi sorotan utama bagi petugas portir sidang. Sebelum persidangan dimulai, pengecekan administratif seperti KTP, dokumen gugatan, permohonan, hingga data saksi harus dipastikan lengkap. Hal ini krusial demi kelancaran proses persidangan dan meminimalisir kendala teknis yang bisa menghambat jalannya Persidangan.

Menutup arahannya, Bapak Muhammad Sarkawi memberikan atensi khusus kepada petugas Posbakum terkait jam operasional. Meski secara administratif pelayanan ditutup pada pukul 15.00 WIB, Apabila volume masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum masih tinggi di penghujung hari, petugas diminta untuk tetap kooperatif dan mengondisikan keadaan agar seluruh pencari keadilan tetap terlayani dengan baik. Kehadiran minimal dua petugas di saat kondisi ramai menjadi syarat mutlak agar pelayanan tetap berjalan optimal dan tidak terjadi penumpukan antrean.

WhatsApp Image 2026 04 28 at 08.45.37 

Briefing pagi di hari Selasa ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memberikan yang terbaik. Dengan koordinasi yang apik antara pengamanan, layanan hukum, dan administrasi persidangan, PA Sibuhuan optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga yang tidak hanya profesional secara sistem, tetapi juga hangat secara pelayanan.

Semangat yang ditebar di ruang PTSP pagi ini diharapkan menjadi energi positif yang dirasakan langsung oleh setiap masyarakat pencari keadilan yang melangkahkan kakinya di Pengadilan Agama Sibuhuan.