SIBUHUAN – Mentari pagi di Padang Lawas menyambut semangat baru bagi aparatur Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan. Pada Senin, 27 April 2026, halaman kantor PA Sibuhuan kembali menjadi saksi bisu pelaksanaan rutinitas apel pagi yang bukan sekadar seremonial, melainkan wadah penguatan komitmen bagi seluruh punggawa pengadilan dalam melayani masyarakat pencari keadilan.Tepat pukul 08.00 WIB, barisan tersusun rapi di bawah komando Idaham Kholid Siregar yang bertindak sebagai Komandan Apel. Suasana berlangsung tertib dan khidmat saat Hairunnisa Lubis, S.Kom. selaku pembawa acara (MC) membacakan susunan prosesi apel. Di tengah suasana yang sejuk, seluruh peserta tampak fokus menyimak setiap arahan yang diberikan.Bertindak sebagai Pembina Apel, Panitera PA Sibuhuan, Muhammad Sarkawi, S.H.I., menyampaikan amanat yang sarat akan pesan mendalam.
beliau menyoroti tiga poin krusial yang menjadi navigasi kerja bagi seluruh aparatur:
1. Integritas: Harga Mati Pelayanan Beliau mengingatkan bahwa wajah pengadilan tercermin dari perilaku aparaturnya.
"Di hadapan para pencari keadilan, kita bukan sekadar bekerja, tapi menjalankan amanah. Tetaplah jaga integritas dan profesionalisme. Jangan goyah oleh apa pun, karena keadilan yang sejati bermula dari hati yang bersih dan kerja yang fropesional," tegas beliau.
2. Gerak Cepat Tindak Lanjut Temuan Hatiwasda Menyambung evaluasi kinerja, Panitera PA Sibuhuan memberikan atensi khusus terkait hasil pengawasan Hakim Tinggi Pengawas Daerah (Hatiwasda). Beliau menekankan agar seluruh temuan segera direspons dan diperbaiki. "Pekerjaan yang ditunda adalah beban di masa depan. Saya instruksikan kepada seluruh bagian untuk segera menindaklanjuti temuan Hatiwasda agar administrasi kita bersih dan pekerjaan tidak menumpuk nantinya," tambahnya.
3. Spirit Kebersamaan: Satu Rasa, Satu Tujuan Sebagai penutup amanatnya, beliau menyentuh sisi humanis organisasi. Beliau mengajak seluruh aparatur untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan. Menurutnya, PA Sibuhuan adalah sebuah keluarga besar di mana fungsi "saling mengingatkan" harus berjalan secara alami demi kebaikan bersama.
Kegiatan apel ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipandu oleh Ahmad Sukry Hasibuan. Dengan kepala tertunduk dan tangan tertadah, seluruh peserta mengamini doa demi kelancaran tugas, keberkahan rezeki, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama sepekan ke depan.
Dengan selesainya apel pagi ini, seluruh aparatur PA Sibuhuan membubarkan barisan dengan semangat baru, siap memberikan dedikasi terbaik mereka demi mewujudkan peradilan yang agung dan melayani.