Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Gelar Malam Ramah Tamah dan Perkenalan Bersama Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan beserta Rombongan
Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht., M.M., M.Si. menggelar acara ramah tamah dan perkenalan dengan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dr. H. Abdul Hamid Pulungan, S.H., M.H., beserta rombongan, pada Jumat, (03/07/2020). Acara ramah tamah yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini bertempat di pendopo rumah dinas bupati.

Acara yang diawali dengan makan malam dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua MUI, Ketua Baznas, seluruh camat, dan juga para tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten dengan slogan “Padang Lawas Bercahaya”. Di samping itu, beliau juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan dengan kehadiran Pengadilan Agama Sibuhuan dan pelayanannya yang begitu prima. “kehadiran Pengadilan Agama Sibuhuan begitu konstruktif dan kontributif terhadap pembangunan hukum di masyarakat. Dahulu, warga Saya harus pergi jauh ke Sipirok. Pergi pagi hari, dan baru tiba di Padang Lawas malam harinya. Bahkan, sejauh yang Saya amati, pelayanan yang diberikan merupakan pelayanan yang unggul dan prima”, Ungkapnya.
Beliau juga mendorong kerjasama yang lebih solid antara Pengadilan Agama dengan Pemerintah Daerah, guna menghadirkan layanan terbaik kepada masyarakat.

Senada dengan Wakil Bupati, Eldi Harponi, S.Ag., M.H., Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang kepada KPTA Medan beserta rombongan dan mengungkapkan rasa kebahagiaan yang tak terkira. “selamat datang Bapak di Sibuhuan. Kami begitu bahagia dan bangga. Kunjungan Bapak ini tidak hanya kami maknai sebagai kunjungan kerja, namun lebih bermakna dari itu. Kunjungan orangtua melihat anak-anaknya”, ucap beliau.
“sejak Pengadilan Agama Sibuhuan berdiri, baru kali ini Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan langsung berkunjung melihat kita di Sibuhuan. Sekali lagi terima kasih Pak,” Imbuh beliau yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dr. H. Abdul Hamid Pulungan, S.H., M.H., mengawali sambutannya dengan mengungkapkan kebahagiaan dengan kesempatannya hadir si Padang Lawas. “di saat memasuki perbatasan Kabupaten Padang Lawas Utara dengan Kabupaten Padang Lawas, Saya melihat gapura yang bertuliskan selamat datang di Kabupaten Padang Lawas. Pada saat itu, saya merasakan kebahagiaan. Karena, memang ini adalah lawatan pertama Saya ke sini. Apalagi, tadi Saya sempat diulosi. Saya paham betul makna yang terkandung di dalamnya”,
Dalam sambutan tersebut, mantan Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang solid antara Pengadilan Agama dengan Pemerintah Daerah. Hal tersebut semata-mata dilakukan untuk melayani masyarakat Padang Lawas.
Acara yang berakhir pukul 21.30 WIB tersebut ditutup dengan sesi photo bersama.

Tiba di Sibuhuan, berikut Agenda KPTA Medan beserta Rombongan
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dr. H. Abdul Hamid Pulungan, S.H.,M.H., didampingi Hakim Tinggi Drs. H. Habibuddin, S.H.,M.H. dan Drs. H. Muhsin Halim, S.H., M.H., Panitera Pengganti, Parluhutan, S.H., beserta rombongan, tiba di Sibuhuan, Jumat, sekitar pukul17.30 WIB (03/07/2020). Kedatangan rombongan KPTA Medan langsung disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Eldi Harponi, S.Ag., M.H. didampingi Sekretaris, Muhammad Iqbal Zulfikar, S.E.,M.M., Panitera Dra.Maisyarah,M.H., Para Hakim dan aparatur di lingkungan Pengadilan Agama Sibuhuan.

“Bapak, Assalamu’alaikum, selamat datang di Sibuhuan, horas tondi madingin”, ucap KPA dengan nada semangat, yang langsung disambut oleh KPTA dengan senyum merekah sekalipun raut letih terlihat jelas dari wajah beliau.
Lawatan KPTA di Sibuhuan merupakan rangkaian kunjungan kerja untuk melakukan pembinaan pada pengadilan agama di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Medan, termasuk Pengadilan Agama Sibuhuan. Selain kunjungan kerja, KPTA beserta rombongan juga diagendakan hadir pada acara ramah tamah bersama pemerintah daerah Kabupaten Padang Lawas, pada Jumat malam, sekitar pukul 20.00 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati.
Pembinaan di Pengadilan Agama Sibuhuan sendiri akan dilaksanakan pada Sabtu (04/07/20), pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, agenda KPTA beserta rombongan akan diakhiri dengan melihat lahan pertapakan pembangunan gedung Pengadilan Agama Sibuhuan yang terletak di jalan Ki Hajar Dewantara, Sibuhuan.
Perlu diketahui, bahwa kunjungan beliau merupakan kunjungan yang penuh sejarah dan sarat makna. Sejak Pengadilan Agama Sibuhuan berdiri, baru kali ini Pengadilan Agama Sibuhuan langsung dikunjungi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama.

Setelah berlangsung sejak Selasa (23/06), pagelaran turnamen bulu tangkis untuk memperebutkan piala KPA Sibuhuan resmi berakhir pada Jumat (26/06). Pasangan Dedy Rikiyandi dan Solahuddin Hasibuan keluar sebagai juara di nomor ganda putra. Sedangkan pasangan Ny. Sarkawi dan Isro Junda Samosir menyabet juara di ganda putri.
Turnamen yang diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan dan Keluarga Besar KBI ini diselenggarakan untuk menjaga rasa kebersamaan dan semangat kekompakan, baik ketika melaksanakan tugas maupun hubungan di luar kantor. Di samping itu, sebagai upaya meningkatkan ketahanan tubuh agar selalu dalam keadaan sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pada acara penutupan yang dilaksanakan di halaman Pengadilan Agama Sibuhuan, Pukul 16.30 WIB, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Eldi Harponi, S.Ag., M.H. mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta serta menyampaikan selamat kepada para jawara. “Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia, walaupun dengan persiapan yang sangat singkat, namun turnamen ini berlangsung dengan begitu meriah”, ujar beliau.
“selamat kepada para juara yang telah berjuang dari awal. Selamat juga kepada peserta yang belum juara pada hari ini. Yakinlah, itu semua hanya soal waktu”, imbuh beliau.

Beliau juga mengapresiasi semangat seluruh peserta dengan memberi hadiah yang tidak hanya diperuntukkan bagi para jawara. “mari kita jaga kesolidan dan kekompakan sebagai satu kesatuan di Pengadilan Agama Sibuhuan. Insyaallah, kita akan selalu menjadi Juara”, tutup mantan KPA Tanjung Balai ini.
Sementara, Muhammad Sarkawi dan Dedy Rikiyandi, yang masing-masing sebagai ketua dan sekretaris panitia menuturkan rasa bangga dan puas melihat animo keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan dalam turnamen ini.
“Luar biasa semangat dari seluruh peserta. Benar-benar sebagai sarana mempererat silaturahhim kita semua”, jelas Dedy.
“Turnamen ini tidak hanya berhenti sampai disini. Akan kita adakan turnamen-turnamen berikutnya. Apalagi, kita sudah memesan lapangan tenis meja”, jelas Sarkawi melengkapi pernyataan Dedy.
Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan Hadiri Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kabupaten Padang Lawas tentang Administrasi Kependudukan

Menyahuti undangan Ketua Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas, Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan, Dra. Maisyarah, M.H. hadir dalam rapat dengar pendapat terkait mencari solusi untuk masyarakat yang belum mempunyai administrasi kependudukan, Senin, (29/06). Bertempat di ruang rapat DPRD, acara dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Agama, Dinas Sosial, dan Sekretariat Daerah.
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00-12.00 WIB ini langsung dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas, Amran Pikal Siregar, S.Sos.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan keprihatinannya terhadap realitas di masyarakat yang belum memiliki dokumen-dokumen administrasi kependudukan. “masih banyak masyarakat yang belum memiliki akta nikah, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, akta lahir anak, maupun kartu identitas anak. Akibatnya, hak-hak yang seharusnya diperoleh, tidak dapat diberikan karena tidak bisa menunjukkan syarat administrasi tersebut”, jelasnya.

Menurutnya, permasalahan ini muncul karena masyarakat berpikir biaya mengurus buku nikah mahal. Bahkan sebagian masyarakat tidak paham prosedur pengurusannya. Untuk itu, sangat penting bagi kita mencari solusi bersama mengurai masalah ini.
Panitera, di hadapan seluruh peserta kemudian memaparkan jalan keluar konkrit untuk memecahkan masalah ini. Tawarannya adalah dengan melaksanakan sidang itsbat nikah terpadu oleh pengadilan agama, dinas kependudukan dan catatan sipil, dan kua kecamatan. “sidang itsbat nikah terpadu menjadi solusi nyata, yang dilaksanakan secara bersama-sama dan terkoordinasi dalam satu waktu dan tempat tertentu”, ungkapnya.

Panitera juga mencontohkan praktek sidang itsbat nikah terpadu yang pernah dilaksanakan di Tanjungbalai.
Peserta rapat begitu antusias menyambut tawaran Panitera tersebut. Bahkan, untuk efektivitas dan efisiensi pelaksanaannya, Ketua DPRD meminta kepada Panitera untuk membuat draft MoU antara Pengadilan Agama Sibuhuan, Kementerian Agama Padang Lawas, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Lawas.
Rapat akan dilanjutkan dalam waktu dekat untuk mematangkan teknis pelaksanaannya dan estimasi biaya yang dibutuhkan.
Pengadilan Agama Sibuhuan Adakan Diklat di Tempat Kerja (DDTK) untuk Tingkatkan Pelayananan PSTP

Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebagai wajah pelayanan di pengadilan, harus benar-benar selalu berada dalam performa prima. Performa tersebut terdiri dari pemberian layanan secara utuh, ekspresi petugas, hingga kelengkapan sarana dan prasarana. Untuk meningkatkan performa tersebut, Pengadilan Agama Sibuhuan selenggarakan Diklat di Tempat Kerja (DDTK) untuk petugas PTSP pada Kamis, (25/06).
Acara pembukaan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Eldi Harponi, S.Ag., M.H., didampingi oleh Panitera, Dra. Maisyarah, M.H. dan Sekretaris, Muhammad Iqbal Zulfikar, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Ketua berpesan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemateri pada DDTK ini adalah Nur Khozin Maki, S.H.I., Hakim, yang juga bertugas sebagai penanggung jawab PTSP, didampingi Panitera, Dra. Maisyarah, M.H. Adapun materi DDTK berkaitan dengan implementasi 5R 3S. “poin-poin dalam 5R 3S ini secara konkrit harus dapat dilaksanakan. Seperti memberikan senyum, harus benar-benar tulus dari hati. Karena, masyarakat bisa membedakan senyum yang hanya sebatas lewat maupun senyum yang tulus”, jelas beliau.

Petugas PTSP juga harus tampil elegan dan rapi. Karena, hal tersebut akan menambah kepercayaan diri dan wibawa. “semangat Rapi, bukan hanya rapi dalam menyusun berkas, rapi dalam menata ruangan. Namun juga berkaitan erat dengan kerapian pakaian,” tegasnya.
Pelaksanaan PTSP akan selalu dievaluasi. Evaluasi dapat dilakukan secara berkala maupun insidentil. Seperti ketika ada pengaduan dari masyarakat, maka saran dan kritik akan segera dibahas bersama.