Rabu, 25 Februari 2026 – Memasuki pertengahan minggu kedua bulan suci Ramadhan 1447 H, aparatur Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan rangkaian ibadah rutin Shalat Zhuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah singkat (kultum). Kegiatan ini bertujuan untuk terus memupuk spiritualitas dan kualitas ibadah di bulan yang penuh kemuliaan ini.

 WhatsApp Image 2026 02 25 at 13.53.10

Kegiatan hari ini dipandu dan diisi oleh Adzan & Pembawa Acara yaitu Anwar Sadat Hasan Harahap, Imam Shalat yaitu YM. Muhammad Farhan Fuadi, S.H. dan Pemateri Kultum: YM. Rahmat Hartanto, S.H. Dalam tausiyahnya, YM. Rahmat Hartanto, S.H. mengajak jamaah untuk merenungkan kembali tujuan penciptaan manusia, yaitu semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan dengan kemuliaan tertinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya, sehingga momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal.

Mengutip pemikiran Imam Al-Ghazali, beliau memaparkan bahwa terdapat tiga tingkatan orang yang menjalankan ibadah puasa:

1. Puasa Orang Awam (Shaumul ‘Umum): Tingkatan terendah di mana seseorang hanya mampu menahan diri dari makan, minum, dan syahwat. Sayangnya, banyak orang yang hanya berada di level ini sehingga mereka hanya mendapatkan rasa lapar dan haus saja tanpa esensi pahala yang sempurna.

WhatsApp Image 2026 02 25 at 13.54.54

2. Puasa Orang Khusus/Shalih (Shaumul Khushush): Puasa ini dilakukan oleh orang-orang shalih yang tidak hanya menahan lapar, tetapi juga mampu menjaga panca inderanya. Mereka mencegah mata dari memandang yang haram, lisan dari berbohong atau menggunjing, serta menjaga perbuatan dari hal yang sia-sia.

3. Puasa Orang Khusus dari yang Khusus (Shaumul Khushushil Khushush): Ini adalah tingkatan teristimewa. Pelakunya adalah mereka yang mampu mendekatkan diri sepenuhnya kepada Allah, di mana hati dan pikirannya telah terlepas dari urusan duniawi dan hanya terfokus kepada Sang Pencipta.

"Jangan sampai kita berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Mari kita berupaya naik kelas, dari puasa awam menuju puasa yang khusus agar ketaqwaan kita semakin sempurna di sisi Allah SWT."

Demikian laporan kegiatan Ramadhan hari ini. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas puasanya. Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-7.

Selasa, 24 Februari 2026 – Memasuki hari ke-6 puasa Ramadhan 1447 H, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali menggelar rangkaian kegiatan ibadah rutin siang hari yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh aparatur. Kegiatan yang berlangsung di Musholla kantor ini berjalan dengan khidmat dan penuh antusiasme.

WhatsApp Image 2026 02 24 at 13.58.51

Rangkaian ibadah hari ini dipandu oleh para petugas yaitu Adzan & Pembawa Acara oleh Toga Muda Nst, S.H., Imam Shalat Zhuhur yaitu YM. Rahmat Hartanto, S.H. dan Pemateri Kultum yaitu YM. Andi Permana, S.H., M.H. Dalam kultumnya, YM. Andi Permana, S.H., M.H. menyampaikan materi mendalam bertajuk "Ketuk Pintu Langit: Berburu Waktu Mustajab Saat Doa Tak Tertolak". Beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah musim di mana doa-doa bertebaran dan pintu langit terbuka lebar bagi hamba-Nya.

Berikut adalah poin-poin utama tausiyah beliau:

  • Zona Mustajab Sepanjang Hari: Berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah, doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak hingga ia berbuka. Ini berarti sejak pagi hingga senja, seorang mukmin berada dalam "zona mustajab" yang seharusnya diisi dengan harapan, bukan sekadar bermalas-malasan atau mager.

  • Kedekatan Allah dengan Hamba-Nya: Mengutip Surah Al-Baqarah ayat 186, beliau menjelaskan bahwa posisi ayat tentang doa yang berada di tengah ayat puasa menunjukkan betapa eratnya hubungan antara puasa dan pengabulan doa.

  • Investasi Doa: Berdoa di bulan Ramadhan adalah bentuk "menabung" atau investasi untuk kebaikan di masa depan. Beliau mengingatkan bahwa Allah pasti menjawab doa hamba-Nya dalam tiga bentuk: dikabulkan segera, ditunda untuk di akhirat, atau dijauhkan dari keburukan yang setara

  • Momentum Qiyamul Lail: Selain saat berpuasa, waktu di senja hari dan saat melakukan shalat malam (qiyamul lail) merupakan kesempatan dialog paling dekat antara hamba dengan Sang Pencipta.

"Jangan pernah lelah berdoa, karena Allah tidak pernah lelah mendengar. Ketuklah pintu langit dengan adab dan kesungguhan, terutama di bulan yang penuh berkah ini," pungkas beliau dalam menutup tausiyahnya.

 

Setelah itu dilanjutkan dengan tadarrus Al -Qu'an sesuai dengan kelompoknya masing - masing. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh aparatur PA Sibuhuan diberikan kekuatan dalam menjalankan sisa bulan Ramadhan dengan amal yang lebih baik. Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-6.

Senin, 23 Februari 2026 – Suasana khusyuk menyelimuti rangkaian kegiatan ibadah Ramadhan hari ini. Mengusung semangat perubahan, kegiatan diawali dengan kumandang adzan yang syahdu dan ditutup dengan pesan mendalam mengenai hakikat hijrah di bulan suci. Kegiatan berjalan dengan khidmat berkat bimbingan para petugas berikut. Bertindak sebagai pembawa acara yaitu  Ali Nasri Harahap, S.H., bertindak sebagai Muadzin yaitu Ali Nasri Harahap, S.H., bertindak sebagai Imam Shalat yaitu YM. Andi Permana, S.H., M.H. dan Pemateri Kultum yaitu Ibu Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan.

WhatsApp Image 2026 02 23 at 14.14.43

Dalam kultum yang disampaikan oleh Ibu Ketua, beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah titik balik bagi setiap Muslim untuk melakukan transformasi diri. Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:

  • Definisi Orang Baik: Tolok ukur kebaikan seseorang adalah ketika hari ini ia jauh lebih baik daripada hari kemarin.

  • Momen Emas: Tidak ada waktu yang lebih tepat untuk memulai langkah baru dalam kebaikan selain di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

  • Perbaikan Ibadah: Beliau mengajak jamaah untuk berhenti menunda sholat dan mulai mengakrabkan diri kembali dengan Al-Qur'an. "Perbaiki sholatmu, maka Allah akan memperbaiki hidupmu," pesannya.

  • Zikir dan Istigfar: Mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa membasahi lidah dengan zikir dan memohon ampunan (istigfar).

  • Esensi Puasa: Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sekolah bagi jiwa untuk melatih kesabaran, kepedulian, dan keikhlasan kepada sesama.

"Ramadhan adalah jembatan hijrah. Mari melangkah melaluinya untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan bermanfaat bagi orang lain."

WhatsApp Image 2026 02 23 at 14.16.35

Setelah itu dilanjutkan dengan tadarrus Al - Qur'an sesuai dengan kelompok yang sudah ditentukan. Demikian laporan kegiatan hari ini. Semoga setiap langkah kita menuju masjid dan setiap ayat yang kita baca menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak. Selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H.

Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan menghadiri undangan resmi Pembukaan Palas Ramadhan Fair I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Lawas. Acara yang menjadi tonggak sejarah baru di daerah ini dibuka secara resmi oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., bertempat di depan Lapangan Polsek Barumun, Jumat (20/02/2026).

639705992 882577238016730 8772577655551845094 n

Wakil Bupati Padang Lawas, H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., selaku Ketua Panitia Pelaksana melaporkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh. Terdapat total 62 stand UMKM lokal yang ikut berpartisipasi.

Menariknya, atas kebijakan Bupati, seluruh stand tersebut digratiskan bagi masyarakat.

"Berkat kebijakan Bapak Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, stand untuk masyarakat Kabupaten Padang Lawas digratiskan tanpa dipungut biaya sedikit pun," tegas Wakil Bupati dalam laporannya.

Selain bazar kuliner dan festival Ramadhan, tersedia juga stand pelayanan publik dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan menyampaikan bahwa acara ini merupakan sarana evaluasi dan pembelajaran untuk pelaksanaan yang lebih sempurna di masa depan. Beliau menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

"Paling utama adalah menjalin ukhuwah dan tali silaturahmi antar masyarakat. Ini juga langkah nyata untuk meningkatkan UMKM dan ekonomi masyarakat Padang Lawas," ujar Bupati. Beliau juga menitipkan pesan agar seluruh warga menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung.

639785925 882576621350125 157443178928949877 n

Kehadiran Ramadhan Fair ini mendapat apresiasi tinggi. Salah seorang pelaku UMKM yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas fasilitas stand gratis tersebut. "Sangat terbantu bisa memakai stand ini tanpa biaya sepeser pun. Semoga Bapak Bupati diberikan kesehatan dan sukses memimpin Padang Lawas agar lebih 'Maju'," ungkapnya.

Acara pembukaan diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim, lansia, dan fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Padang Lawas, Luat Hasibuan, S.E., Pj. Sekretaris Daerah, Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., Forkopimda Kabupaten Padang Lawas, Ketua TP-PKK, Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., Tokoh agama (MUI & Baznas), pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran Panitera PA Sibuhuan dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara instansi vertikal dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan yang bernilai positif bagi warga Padang Lawas.

Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan publik dan efisiensi administrasi perkara, jajaran kepaniteraan Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menggelar rapat koordinasi internal pada Jumat (27/02/2026). Rapat yang berlangsung di Ruang Panitera ini dihadiri oleh seluruh aparatur bagian kepaniteraan. Rapat dipimpin langsung oleh Panitera PA Sibuhuan, Bapak Muhammad Sarkawi, S.H.I., didampingi oleh Panitera Muda Hukum, Bapak Afrizal Juanda, S.H.I.

WhatsApp Image 2026 02 24 at 10.24.45

Dalam arahannya, Muhammad Sarkawi menekankan beberapa poin krusial terkait alur kerja administrasi persidangan. Salah satu fokus utama adalah percepatan pengiriman berkas perkara yang telah diputus serta maksimalisasi proses pengunggahan (upload) dokumen Relass atau surat panggilan sidang. "Kita harus memastikan setiap dokumen, mulai dari surat panggilan hingga berkas putusan, dikelola dengan cepat dan akurat demi kepuasan masyarakat pencari keadilan," tegasnya.

Selain evaluasi rutin, rapat ini juga membahas persiapan teknis pelaksanaan Sidang Keliling yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Desa Binabo Jae, Kecamatan Barumun Baru pada tanggal 3 Maret 2026 mendatang. Koordinasi antar petugas, mulai dari penyiapan berkas hingga pengaturan antrean oleh petugas ruang sidang, menjadi sorotan agar pelaksanaan di lapangan berjalan kondusif.

WhatsApp Image 2026 02 24 at 10.24.46

Pihak kepaniteraan juga memberikan catatan khusus bagi petugas pos bantuan hukum (posbakum) agar lebih teliti dalam penyusunan dokumen gugatan. Ketelitian dalam penggunaan tanda baca, huruf kapital, serta format penulisan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan untuk menjaga profesionalitas produk hukum Pengadilan Agama Sibuhuan.

Kegiatan ditutup dengan ajakan dari Bapak Afrizal Juanda kepada seluruh staf untuk terus meningkatkan kerja sama tim. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan PA Sibuhuan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Padang Lawas.

Subkategori