Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan kegiatan apel Sore yang rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur peradilan. Apel Sore tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di halaman Kantor Pengadilan Agama Sibuhuan, dan diikuti oleh seluruh aparatur PA Sibuhuan dengan penuh tertib dan khidmat.
Pada kesempatan tersebut, Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan, Rahmat Hartanto, S.H., bertindak sebagai Pembina Apel. Adapun yang bertugas sebagai Komandan Apel adalah Syaputra Nasution, pembacaan doa dipimpin oleh Ali Nasri Harahap, S.H., serta jalannya apel dipandu oleh MC Sarah Fatima, S.Kom.
Apel Sore diawali dengan persiapan barisan peserta apel yang tersusun rapi, dilanjutkan dengan laporan Komandan Apel kepada Pembina Apel, serta pembacaan doa yang dipanjatkan agar seluruh aparatur PA Sibuhuan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan yang telah meluangkan waktu dan menunjukkan komitmennya untuk hadir dan mengikuti apel Sore. kehadiran Aparatur PA. Sibuhuan dalam apel Sore merupakan salah satu bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab moral sebagai aparatur negara.
terakhir pembina Mengucapkan Selamat Berlibur dan tetap jaga kesetan
Mengakhiri amanatnya, Pembina Apel menghimbau kepada seluruh aparatur PA Sibuhuan untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme kerja sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing. Profesionalisme tersebut diharapkan dapat tercermin dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, pelaksanaan tugas administrasi peradilan, serta sikap dan perilaku aparatur di lingkungan kerja.
Kegiatan apel Sore ini berlangsung dengan tertib,Dan lancar, Melalui pelaksanaan apel Sore Ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan semakin solid, berintegritas, dan profesional dalam mendukung terwujudnya peradilan yang agung serta pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Selasa, 20 Januari 2026 – Memasuki pekan ketiga di bulan Januari, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan terus memacu performa layanannya. Bertempat di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Yang Mulia (YM.) Rahmat Hartanto, S.H. memimpin briefing rutin guna memberikan penguatan mental dan profesionalisme kepada seluruh petugas garda terdepan. Dalam arahannya, beliau menitikberatkan pada tiga pilar utama yang menjadi ruh pelayanan publik.

Pertama, Kedisiplinan Tanpa Kompromi. YM. Rahmat Hartanto menekankan bahwa disiplin bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan kesiapan mental untuk melayani tepat waktu. Beliau mengingatkan bahwa setiap detik keterlambatan petugas adalah pengurangan hak pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan. Kedisiplinan ini mencakup ketepatan waktu berada di meja layanan sesuai jam operasional yang telah ditetapkan.
Kedua, ntegritas sebagai Harga Mati. Integritas kembali menjadi sorotan utama dalam briefing kali ini. Beliau menegaskan agar seluruh petugas PTSP menjaga diri dari segala bentuk intervensi maupun godaan yang dapat mencoreng nama baik instansi.
"Kejujuran kita di meja layanan adalah benteng pertama dalam menjaga kewibawaan Pengadilan Agama Sibuhuan," tegas beliau di hadapan para petugas.
Ketiga, Tanggung Jawab dalam Memberikan Layanan. Poin terakhir yang disampaikan adalah mengenai tanggung jawab penuh terhadap tugas yang diberikan, khususnya dalam berinteraksi dengan para pihak pencari keadilan. Petugas diminta memastikan setiap informasi yang diberikan akurat dan mudah dipahami. Memiliki rasa empati namun tetap tegas pada aturan dalam melayani setiap keluhan atau pertanyaan dari masyarakat. Bertanggung jawab atas penyelesaian dokumen atau administrasi yang menjadi tugas masing-masing agar tidak terjadi penumpukan perkara di meja layanan.
Briefing diakhiri dengan pesan agar seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan dan semangat kerja. Dengan fondasi disiplin, integritas, dan tanggung jawab yang kuat, diharapkan PA Sibuhuan dapat terus mempertahankan predikat pelayanan yang prima bagi masyarakat Kabupaten Padang Lawas.
Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan kegiatan apel pagi yang rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur peradilan. Apel pagi tersebut dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di halaman Kantor Pengadilan Agama Sibuhuan, dan diikuti oleh seluruh aparatur PA Sibuhuan dengan penuh tertib dan khidmat.
Pada kesempatan tersebut, Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan, Rahmat Hartanto, S.H., bertindak sebagai Pembina Apel. Adapun yang bertugas sebagai Komandan Apel adalah Ahmad Sukry Hasibuan, pembacaan doa dipimpin oleh Toga Muda Nasution, S.H., serta jalannya apel dipandu oleh MC Sarah Fatima, S.Kom.
Apel pagi diawali dengan persiapan barisan peserta apel yang tersusun rapi, dilanjutkan dengan laporan Komandan Apel kepada Pembina Apel, serta pembacaan doa yang dipanjatkan agar seluruh aparatur PA Sibuhuan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan yang telah meluangkan waktu dan menunjukkan komitmennya untuk hadir dan mengikuti apel pagi. kehadiran Aparatur PA. Sibuhuan dalam apel pagi merupakan salah satu bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab moral sebagai aparatur negara.
Selain disiplin, Pembina Apel juga menekankan pentingnya menjaga serta meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Integritas, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan, sehingga harus senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan tanpa terkecuali.
Dalam amanatnya, Pembina Apel juga menyampaikan kesan dan apresiasi pribadi terhadap seluruh aparatur PA Sibuhuan selama dirinya bertugas di Pengadilan Agama Sibuhuan, khususnya terkait kepedulian dan ketaatan aparatur dalam melaksanakan kewajiban ibadah sholat. Ia berharap agar kebiasaan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, karena selain sebagai kewajiban agama, ibadah juga menjadi sarana pembentukan karakter aparatur yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Mengakhiri amanatnya, Pembina Apel menghimbau kepada seluruh aparatur PA Sibuhuan untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme kerja sesuai dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing. Profesionalisme tersebut diharapkan dapat tercermin dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, pelaksanaan tugas administrasi peradilan, serta sikap dan perilaku aparatur di lingkungan kerja.
Kegiatan apel pagi ini berlangsung dengan tertib,Dan lancar, Melalui pelaksanaan apel pagi, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan semakin solid, berintegritas, dan profesional dalam mendukung terwujudnya peradilan yang agung serta pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Selasa, 13 Januari 2026 – Bertempat di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan, telah dilaksanakan briefing rutin yang dipimpin oleh Yang Mulia (YM.) Andi Permana, S.H., M.H. Briefing ini dihadiri oleh petugas PTSP, petugas keamanan, serta petugas Posbakum guna menyelaraskan persepsi pelayanan di awal tahun. Dalam arahannya, YM. Andi Permana menyampaikan empat poin fundamental. Pertama, PTSP sebagai Gerbang Utama dan Wajah Instansi. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan petugas PTSP adalah harga mati. Sebagai garda terdepan atau gerbang utama bagi masyarakat pencari keadilan, baik buruknya citra PA Sibuhuan sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas di meja layanan. Setiap petugas diminta menyadari bahwa mereka adalah representasi langsung dari wibawa pengadilan.

Kedua, Ketertiban Pengunjung dan Prosedur Identitas. Kepada petugas keamanan, diinstruksikan untuk senantiasa sigap dalam menjaga ketertiban area gedung. Mengingatkan para pihak yang berperkara untuk tertib saat masuk maupun keluar gedung. Memastikan setiap pengunjung memakai dan menyerahkan kembali kalung tanda pengunjung sebagai bagian dari standar pengamanan dan identifikasi protokol pengadilan. Ketiga, Edukasi Hukum: Opsi Pembatalan Perkawinan. Khusus untuk petugas Posbakum, beliau memberikan arahan teknis mengenai penanganan kasus tertentu. Apabila ditemukan kasus pasangan yang baru menikah (dalam hitungan hari atau bulan), tidak memiliki konflik rumah tangga, namun salah satu pihak (istri) tiba-tiba pergi meninggalkan pasangannya tanpa kabar, petugas dapat mengedukasi pihak suami untuk mengajukan perkara pembatalan perkawinan.

Keempat, Sosialisasi Status Hukum Perkawinan dan Talak. Poin terakhir ditujukan kepada petugas informasi untuk memberikan edukasi mendalam bagi pasangan yang telah rukun kembali setelah sempat berselisih Status Hukum. Petugas wajib menjelaskan bahwa selama talak (meskipun talak 3) diucapkan hanya secara lisan dan tidak melalui proses persidangan, maka secara hukum negara status mereka tetap sebagai suami istri. Edukasi Sosial, Menyarankan para pihak untuk melibatkan Kepala Desa dan tokoh adat setempat guna memberikan penjelasan mengenai status sah perkawinan mereka di mata hukum. Kepastian Hukum, Jika masyarakat sekitar masih meragukan status tersebut, petugas PTSP dapat mengarahkan para pihak untuk meregister perkara agar dapat mengikuti tahapan mediasi guna memperkuat status perkawinan mereka melalui penetapan resmi pengadilan. Briefing ini ditutup dengan ajakan untuk terus meningkatkan literasi hukum kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham terkait prosedur formal di Pengadilan Agama.
Sibuhuan, 12 Januari 2026 – Suasana halaman Kantor Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan tampak semangat pada Senin pagi ini, saat seluruh aparatur mengikuti apel pagi yang digelar secara rutin. Kegiatan ini bertujuan mempererat solidaritas tim dan menyampaikan arahan strategis, dipimpin langsung oleh Komandan Apel Wyrawan Satyadarma Daulay. Pembina apel, Hakim (PA) Sibuhuan YM. Andi Permana, S.H., menyampaikan amanat panjang lebar yang penuh motivasi, doa penutup dipimpin Idaham Kholid Siregar, dan seluruh rangkaian dipandu oleh (MC) Ashbahna Syari, S.E.

Dalam amanatnya Pembina, YM. Andi Permana, S.H. secara khusus menghimbau kepada seluruh aparatur (PA) Sibuhuan agar minggu ini benar-benar memfokuskan perhatian dan upaya untuk mengisi Survei Kepuasan Masyarakat Badilag. untuk mengevaluasi pelayanan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Pembina menyampaikan kabar gembira bagi bagian Tenaga Teknis Kepaniteraan yang berkeinginan mengajukan mutasi. Mengacu pada surat edaran terbaru dari Badilag, mekanisme pengajuan yang sebelumnya terbagi menjadi dua periode dalam setahun kini diperluas menjadi empat periode. Hal ini sejalan dengan pengumuman resmi Badilag mengenai periodisasi promosi dan mutasi tenaga teknis kepaniteraan di seluruh lingkungan Peradilan Agama.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar (PA) Sibuhuan ke depan mendapat tambahan tenaga teknis baru , sehingga beban kerja bisa lebih optimal dan pelayanan semakin prima. Selanjutnya, Pembina menekankan urgensi melengkapi Laporan (LHKPN) serta (LHK ASN). "Pengisian ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun integritas dan akuntabilitas kita sebagai pelayan publik yang jujur dan transparan.
Amanat ditutup dengan himbauan yang hangat: kepada seluruh aparatur (PA) Sibuhuan untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah rutinitas tugas yang padat, agar tetap produktif dan siap menghadapi tantangan ke depan. Apel pagi pun diakhiri dengan doa penutup yang khidmat, meninggalkan kesan positif bagi semua peserta.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat disiplin internal, tetapi juga menjadi pengingat komitmen (PA ) Sibuhuan dalam mewujudkan peradilan yang , modern, dan berintegritas.