JAKARTA – Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, YM. Bainar Ritonga, S.Ag., M.H., menghadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan (LAPTAH) Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2025 yang digelar pada Selasa, 10 Februari 2026. Acara yang berlangsung di halaman Gedung Kantor Mahkamah Agung RI ini mengusung tema sentral "Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera". Sidang istimewa dengan agenda tunggal ini dihadiri oleh jajaran Hakim Agung, pimpinan pengadilan tingkat banding dan pertama dari empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia, serta delegasi negara-negara sahabat. Presiden Republik Indonesia dalam kesempatan ini diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra.

Dalam laporannya, Ketua Mahkamah Agung RI, YM. Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., memaparkan berbagai capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Salah satu poin krusial adalah efektivitas penanganan perkara yang mencapai angka signifikan. Dari total 3.025.152 perkara di Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya, sebanyak 2.937.634 perkara (97,11%) berhasil diselesaikan.Kinerja impresif ini mencatatkan rasio produktivitas di atas 97% selama enam tahun berturut-turut. Keberhasilan ini didorong oleh masifnya penerapan pengajuan kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) secara elektronik, yang terbukti efektif memangkas birokrasi serta biaya pengiriman berkas fisik.

Menutup laporannya, Ketua MA RI menekankan pentingnya integritas bagi seluruh aparatur peradilan. Beliau berpesan bahwa peradilan yang dijalankan dengan jujur akan melahirkan kepercayaan publik. Kepercayaan terhadap hukum inilah yang menjadi pondasi utama bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat. Kehadiran Ketua PA Sibuhuan dalam forum tertinggi tahunan ini menegaskan komitmen Pengadilan Agama Sibuhuan untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi Mahkamah Agung menuju peradilan yang modern, transparan, dan berintegritas.
Sibuhuan – Bertempat di Ruang Media Center, Hakim, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menghadiri undangan kegiatan kunjungan kehormatan dari Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak (JKSS), Malaysia, pada Selasa (10/02/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI ini mengusung tema "Penguatan Hubungan Kelembagaan dan Pertukaran Praktik Baik antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak".

Acara dimulai tepat pukul 14.30 WIB dengan agenda pembukaan yang khidmat, meliputiMenyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Mahkamah Agung, Menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia "Negaraku", Pembacaan doa serta penayangan video profil dari kedua instansi. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan peradilan. Hal senada juga disampaikan oleh Yang Berhormat Datuk Dr. Haji Abdul Rahman bin Haji Junaidi selaku Timbalan Menteri di Jabatan Premier Sarawak.

Sesi utama kegiatan ini diisi dengan paparan materi mengenai praktik baik (best practices) dalam sistem peradilan agama di masing-masing negara. Melalui diskusi dan tanya jawab, para peserta dari seluruh satuan kerja di Indonesia, termasuk PA Sibuhuan, mendapatkan wawasan baru mengenai efisiensi birokrasi dan inovasi pelayanan hukum yang diterapkan di Sarawak. Acara ditutup pada pukul 16.00 WIB dengan sesi penyerahan cendera mata secara simbolis dan foto bersama virtual sebagai tanda eratnya hubungan persaudaraan antara peradilan agama kedua negara.
Sibuhuan, 10 Februari 2026 – Dalam rangka menjaga kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali menggelar briefing rutin bagi petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa pagi ini bertempat di Ruang PTSP PA Sibuhuan dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Sibuhuan. Dalam arahannya, Sekretaris PA Sibuhuan menekankan dua poin krusial sebagai pilar utama pelayanan, yaitu integritas dan kedisiplinan. Beliau mengingatkan seluruh petugas bahwa integritas adalah harga mati dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di lingkungan peradilan.

"Integritas dan kedisiplinan harus menjadi nafas kita dalam bekerja. Tanpa kedisiplinan, pelayanan tidak akan maksimal, dan tanpa integritas, kepercayaan masyarakat akan runtuh," tegas beliau di hadapan para petugas. Selain aspek kedisiplinan, Sekretaris juga memberikan instruksi khusus mengenai tata krama dalam melayani para pencari keadilan. Beliau menghimbau agar seluruh garda terdepan PA Sibuhuan senantiasa menerapkan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun).
"Setiap masyarakat yang datang ke sini adalah mereka yang sedang mencari keadilan. Oleh karena itu, sambutlah mereka dengan sikap yang ramah dan sopan. Keramahan kita dapat memberikan kenyamanan serta membantu meringankan beban psikologis mereka selama berurusan di pengadilan," tambahnya. Kegiatan briefing ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk melakukan evaluasi berkala serta memotivasi petugas PTSP agar konsisten memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Briefing ditutup dengan doa bersama agar pelaksanaan tugas di hari tersebut berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Pengadilan Agama Sibuhuan melaksanakan apel pagi pada Senin, 09 Februari 2026, bertempat di halaman Kantor Pengadilan Agama Sibuhuan. Kegiatan apel pagi ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan dan berlangsung dengan tertib Dan aman.
Apel pagi dipimpin oleh Komandan Apel Idaham Kholid Siregar, dengan Sekretaris Pengadilan Agama Sibuhuan, Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H. bertindak sebagai Pembina Apel. Adapun yang bertugas memimpin doa adalah Toga Muda Nasution, S.H., sementara jalannya apel dipandu oleh MC Isro Junda Samosir, S.Pd.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan himbauan kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan agar senantiasa meningkatkan integritas, profesionalitas, serta kehati-hatian dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai aparatur peradilan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan.
Pembina Apel menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam menjaga marwah lembaga peradilan. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut untuk selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
Lebih lanjut, Pembina Apel mengingatkan seluruh aparatur agar dapat mengambil pelajaran dari berbagai pemberitaan yang berkembang di masyarakat terkait operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat negara. Peristiwa tersebut diharapkan menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga sikap, etika, dan perilaku dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam menghadapi dan melayani para pencari keadilan di lingkungan Pengadilan Agama Sibuhuan.
Menurut Pembina Apel, kehati-hatian dalam bertindak dan mengambil keputusan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional yang harus dimiliki oleh setiap aparatur peradilan, demi mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan berwibawa.
Pada kesempatan tersebut, Pembina Apel juga menyampaikan perhatian dan doa bagi rekan-rekan aparatur yang belum dapat mengikuti apel pagi. Bagi aparatur yang sedang mengalami sakit, beliau mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Sementara bagi rekan-rekan yang berhalangan hadir karena kondisi cuaca atau kendala lainnya, diharapkan dapat kembali bergabung dan mengikuti apel pada kesempatan berikutnya.
Apel pagi ditutup dengan doa yang dipanjatkan agar seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai pelayan masyarakat pencari keadilan.
Dalam rangka menindaklanjuti surat Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan terkait penyusunan laporan keuangan yang akuntabel, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menugaskan delegasi untuk mengikuti kegiatan penting di tingkat banding. Berdasarkan Surat Tugas Nomor: 108/ΚΡΑ.W2-A22/ST.DL1.6/I 2026, Ketua PA Sibuhuan, Ibu Bainar Ritonga, resmi menugaskan dua personel untuk menghadiri kegiatan Konsolidasi dan Permintaan Data Pendukung Laporan Keuangan TA 2025 Unaudited.

Petugas yang didelegasikan dalam kegiatan ini adalah Annisarti Siregar, S.IIP. (Plt. Kasubbag Umum dan Keuangan) dan Isro Junda Samosir, S.Pd. (Operator SAKTI). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, terhitung sejak tanggal 05 hingga 06 Februari 2026. Pertemuan tersebut dipusatkan di Ruang Rapat PTA Medan Lantai III, Jalan Kapten Sumarsono No. 12, Medan. Konsolidasi ini sangat krusial guna memastikan keakuratan data pendukung laporan keuangan sebelum memasuki tahap audit. Seluruh biaya yang timbul dalam perjalanan dinas ini dibebankan pada DIPA Pengadilan Agama Sibuhuan Tahun Anggaran 2026. Dengan penugasan ini, diharapkan pelaporan keuangan PA Sibuhuan tetap menjaga predikat transparan dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintah yang berlaku.