
Setelah berlangsung sejak Selasa (23/06), pagelaran turnamen bulu tangkis untuk memperebutkan piala KPA Sibuhuan resmi berakhir pada Jumat (26/06). Pasangan Dedy Rikiyandi dan Solahuddin Hasibuan keluar sebagai juara di nomor ganda putra. Sedangkan pasangan Ny. Sarkawi dan Isro Junda Samosir menyabet juara di ganda putri.
Turnamen yang diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan dan Keluarga Besar KBI ini diselenggarakan untuk menjaga rasa kebersamaan dan semangat kekompakan, baik ketika melaksanakan tugas maupun hubungan di luar kantor. Di samping itu, sebagai upaya meningkatkan ketahanan tubuh agar selalu dalam keadaan sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pada acara penutupan yang dilaksanakan di halaman Pengadilan Agama Sibuhuan, Pukul 16.30 WIB, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Eldi Harponi, S.Ag., M.H. mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta serta menyampaikan selamat kepada para jawara. “Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia, walaupun dengan persiapan yang sangat singkat, namun turnamen ini berlangsung dengan begitu meriah”, ujar beliau.
“selamat kepada para juara yang telah berjuang dari awal. Selamat juga kepada peserta yang belum juara pada hari ini. Yakinlah, itu semua hanya soal waktu”, imbuh beliau.

Beliau juga mengapresiasi semangat seluruh peserta dengan memberi hadiah yang tidak hanya diperuntukkan bagi para jawara. “mari kita jaga kesolidan dan kekompakan sebagai satu kesatuan di Pengadilan Agama Sibuhuan. Insyaallah, kita akan selalu menjadi Juara”, tutup mantan KPA Tanjung Balai ini.
Sementara, Muhammad Sarkawi dan Dedy Rikiyandi, yang masing-masing sebagai ketua dan sekretaris panitia menuturkan rasa bangga dan puas melihat animo keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan dalam turnamen ini.
“Luar biasa semangat dari seluruh peserta. Benar-benar sebagai sarana mempererat silaturahhim kita semua”, jelas Dedy.
“Turnamen ini tidak hanya berhenti sampai disini. Akan kita adakan turnamen-turnamen berikutnya. Apalagi, kita sudah memesan lapangan tenis meja”, jelas Sarkawi melengkapi pernyataan Dedy.
Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan Hadiri Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kabupaten Padang Lawas tentang Administrasi Kependudukan

Menyahuti undangan Ketua Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas, Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan, Dra. Maisyarah, M.H. hadir dalam rapat dengar pendapat terkait mencari solusi untuk masyarakat yang belum mempunyai administrasi kependudukan, Senin, (29/06). Bertempat di ruang rapat DPRD, acara dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Agama, Dinas Sosial, dan Sekretariat Daerah.
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00-12.00 WIB ini langsung dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas, Amran Pikal Siregar, S.Sos.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan keprihatinannya terhadap realitas di masyarakat yang belum memiliki dokumen-dokumen administrasi kependudukan. “masih banyak masyarakat yang belum memiliki akta nikah, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, akta lahir anak, maupun kartu identitas anak. Akibatnya, hak-hak yang seharusnya diperoleh, tidak dapat diberikan karena tidak bisa menunjukkan syarat administrasi tersebut”, jelasnya.

Menurutnya, permasalahan ini muncul karena masyarakat berpikir biaya mengurus buku nikah mahal. Bahkan sebagian masyarakat tidak paham prosedur pengurusannya. Untuk itu, sangat penting bagi kita mencari solusi bersama mengurai masalah ini.
Panitera, di hadapan seluruh peserta kemudian memaparkan jalan keluar konkrit untuk memecahkan masalah ini. Tawarannya adalah dengan melaksanakan sidang itsbat nikah terpadu oleh pengadilan agama, dinas kependudukan dan catatan sipil, dan kua kecamatan. “sidang itsbat nikah terpadu menjadi solusi nyata, yang dilaksanakan secara bersama-sama dan terkoordinasi dalam satu waktu dan tempat tertentu”, ungkapnya.

Panitera juga mencontohkan praktek sidang itsbat nikah terpadu yang pernah dilaksanakan di Tanjungbalai.
Peserta rapat begitu antusias menyambut tawaran Panitera tersebut. Bahkan, untuk efektivitas dan efisiensi pelaksanaannya, Ketua DPRD meminta kepada Panitera untuk membuat draft MoU antara Pengadilan Agama Sibuhuan, Kementerian Agama Padang Lawas, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Lawas.
Rapat akan dilanjutkan dalam waktu dekat untuk mematangkan teknis pelaksanaannya dan estimasi biaya yang dibutuhkan.
Pengadilan Agama Sibuhuan Adakan Diklat di Tempat Kerja (DDTK) untuk Tingkatkan Pelayananan PSTP

Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebagai wajah pelayanan di pengadilan, harus benar-benar selalu berada dalam performa prima. Performa tersebut terdiri dari pemberian layanan secara utuh, ekspresi petugas, hingga kelengkapan sarana dan prasarana. Untuk meningkatkan performa tersebut, Pengadilan Agama Sibuhuan selenggarakan Diklat di Tempat Kerja (DDTK) untuk petugas PTSP pada Kamis, (25/06).
Acara pembukaan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Eldi Harponi, S.Ag., M.H., didampingi oleh Panitera, Dra. Maisyarah, M.H. dan Sekretaris, Muhammad Iqbal Zulfikar, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Ketua berpesan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemateri pada DDTK ini adalah Nur Khozin Maki, S.H.I., Hakim, yang juga bertugas sebagai penanggung jawab PTSP, didampingi Panitera, Dra. Maisyarah, M.H. Adapun materi DDTK berkaitan dengan implementasi 5R 3S. “poin-poin dalam 5R 3S ini secara konkrit harus dapat dilaksanakan. Seperti memberikan senyum, harus benar-benar tulus dari hati. Karena, masyarakat bisa membedakan senyum yang hanya sebatas lewat maupun senyum yang tulus”, jelas beliau.

Petugas PTSP juga harus tampil elegan dan rapi. Karena, hal tersebut akan menambah kepercayaan diri dan wibawa. “semangat Rapi, bukan hanya rapi dalam menyusun berkas, rapi dalam menata ruangan. Namun juga berkaitan erat dengan kerapian pakaian,” tegasnya.
Pelaksanaan PTSP akan selalu dievaluasi. Evaluasi dapat dilakukan secara berkala maupun insidentil. Seperti ketika ada pengaduan dari masyarakat, maka saran dan kritik akan segera dibahas bersama.
Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan Ikuti Webinar “Kiat Menulis Berkualitas”

Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan, yang diwakili oleh Akhmad Junaedi, S.Sy, Putra Tondi Martu Hasibuan, S.H.I., M.H., dan Tayep Suparli, S.Sy., mengikuti Web Seminar (Webinar), Jumat (26/06). Webinar ini ditaja oleh Redaktur Majalah Peradilan Agamadengan tema Kiat Menulis Berkualitas, yang diikuti sejumlah peserta dari angkatan VII dan VIII Hakim pengadilan agama.
Acarayang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB ini langsung dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Dalam sambutannya beliau membakar semangat peserta untuk selalu menjadi pionir dan pencetus ide-ide kreatif guna memajukan pengadilan agama.
“Badilag telah menjadi role model bagi dirjen-dirjen lain di Mahkamah Agung. Dengan berbagai ide kreatif, seperti fit and proper test secara online, wisuda secara online, hingga sidak pun dilakukan secara online. Hal ini barupertama kali dilaksanakan, dan Badilag menjadi pencetusnya”, Jelas beliau.

Beliau juga menenkankan pentingnya hakim pengadilan agama untuk meningkatkan kualitas keilmuan dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya izinkan hakim untuk melanjutkan pendidikan. Bagi yang telah S2, lanjutkan S3. Bagi yang masih S1, segera kuliah S2”. Tegas beliau meyakinkan.
Acara berlanjut dengan pemaparan materi seputar sejarah Majalah Peradilan Agama dan eksistensinya hari ini. “hari ini, majalah peradilan agama menjadi salah satu referensi yang selalu dicari untuk tugas penelitian, seperti penyusunan tesis. Hal ini tentu saja sangat membanggakan”. Terang Rahmat Arijaya, S.Ag., M.Ag., yang juga Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian.
Materi penulisan karya ilmiah kemudian ditaja oleh pemateri-pemateri yang langsung dari redaktur majalah peradilan agama. Peserta begitu antusias menerima materi dengan memberikan feedback, baik berupa pertanyaan maupun saran. Bahkan, mayoritas peserta meminta agar webinar ini dilanjutkan.
Di akhir acara, peserta diberi 2 (dua) tugas, yaitu menulis capaian-capaian badilag di bawah komando Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. dan menulis artikel yang temanya telah ditetapkan oleh panitia ataumenulis berita tentang kegiatan webinar ini. Tugas tersebut paling lambat pukul 09.00 WIB, Senin 29 Juni sudah harus dikirim kepada panitia.
Apel Senin Pagi Pengadilan Agama Sibuhuan sebagai Sarana Berbagi Informasi

Apel Senin Pagi menjadi salah satu sarana berbagi informasi aktual kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan. Pada Senin, (29/06) apel pagi dilaksanakan di halaman Pengadilan Agama Sibuhuan, sekitar pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri seluruh aparatur. Pembina dalam kesempatan kali ini adalah Putra Tondi Martu Hasibuan, S.H.I., M.H. Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan.
Ada beberapa informasi aktual yang beliau sampaikan, yaitu: perihal pengumuman lomba manajemen pengadilan agama se-Sumatera Utara, persiapan acara Launching Channel Youtube, dan akses website PA Sibuhuan.
“berdasarkan info dari Ketua, bahwa pengumuman lomba manajemen Pengadilan Agama se-Sumatera Utara akan diumumkan hari ini bersamaan dengan rakor di PTA Medan. Semoga, dengan segala usaha yang telah dilakukan bersama, kita memperoleh nilai yang optimal”, harap beliau dengan semangat.
“selanjutnya, Insyaallah hari Jumat ini kita punya hajatan besar, yaitu peluncuran Channel Youtube PA Sibuhuan. Acara ini dijadwalkan langsung dihadiri oleh Ketua PTA Medan dan rombongan serta dari Pemerintah Daerah. Untuk itu, perlu bagi kita semua duduk bersama mempersiapkannya secara maksimal”. Sambungnya.
“Terakhir, mari setiap pagi hari di saat akan memulai tugas dengan mengakses website PA Sibuhuan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke website kita. Di samping itu, kita juga diharapkan memberikan masukan, baik dari segi isi maupun tampilan website tersebut”, jelasnya.
Menutup pembinannya, beliau berpesan untuk selalu menjaga kedisiplinan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan