SIBUHUAN – Mengawali langkah perdana pasca dilantik, Ketua Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan, Darman Harun Lubis, S.H., langsung bergerak cepat memberikan arahan kepada jajaran aparatur garda terdepan. Bertempat di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), beliau memimpin langsung kegiatan briefing pagi perdana pada Selasa (02/06/2026).
Kegiatan rutin yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh petugas PTSP, personel Pos Bantuan Hukum (Posbakum), petugas keamanan (security), hingga petugas portir sidang.
Dalam amanat perdananya, Darman Harun Lubis, S.H., menyampaikan empat poin krusial sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan prima (excellent service) kepada masyarakat pencari keadilan di wilayah Kabupaten Padang Lawas:
1. Senyum, Sopan, Santun, dan Ramah (3S)
Beliau menegaskan bahwa garda terdepan adalah "wajah" dari Pengadilan Agama Sibuhuan. Oleh karena itu, setiap masyarakat yang datang harus disambut dengan sikap yang sopan, santun, dan ramah tanpa membeda-bedakan.
2. Melayani dengan Keikhlasan
Kerja bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan bagian dari ibadah. Ketua PA Sibuhuan mengajak seluruh petugas untuk menanamkan rasa ikhlas dalam hati saat membantu masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan terasa tulus dan maksimal.
3. Budayakan Diskusi dan Koordinasi
Menyadari dinamika di lapangan yang kerap dinamis, beliau meminta seluruh petugas untuk tidak memendam masalah sendiri. Jika ditemukan kendala atau hambatan dalam pelayanan, petugas diharapkan segera berdiskusi dengan rekan kerja maupun melapor kepada atasan langsung guna mencari solusi terbaik.

4. Jaga Kekompakan dan Soliditas
Poin terakhir yang tidak kalah penting adalah menjaga teamwork. Keberhasilan PA Sibuhuan dalam meraih kepercayaan publik hanya bisa dicapai jika seluruh lini, mulai dari keamanan, portir, Posbakum, hingga petugas loket PTSP, bergerak kompak satu frekuensi.
"Pelayanan yang prima dimulai dari hati yang ikhlas dan kerja sama tim yang solid. Mari kita jadikan PA Sibuhuan sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengayomi dengan humanis," di akhir arahannya.