Rezeki merupakan karunia Sang Pencipta kepada setiap hambanya. Besaran jumlah, jenis, serta dimana dan darimana ia berasal selalu menjadi rahasia Ilahi. Namun demikian, manusia tetap berkewajiban untuk menggali dan berusaha merengkuhnya.

Ikhtiyar mendulang rezeki yang Allah sediakan harus juga diimbangi dengan ibadah individu dan sosial yang seimbang. hal ini disampaikan oleh Panitera Pengadilan Agama Sibuhuan, Dra. Maisyarah, M.H., yang menjadi penceramah pada kuliah ramadhan, Kamis (29/4/2021).

BUPANITERA 2

Beliau mengutip dari Ibn Qayyim, ada 4 (empat) ibadah yang jika diwiridkan secara konsisten, rezeki Allah akan mengalir tanpa henti. Pertama, shalat malam; kedua, memperbanyak istghfar menjelang waktu shubuh; ketiga, selalu berbagi kepada sesama dengan bersedekah; dan keempat, dzikir pagi dan sore hari.

“kita semua pasti sudah Allah tentukan rezekinya masing-masing, tinggal bagaimana cara dan usaha kita mendapatkannya. Dan, agar rezeki tersebut berkah, 4 (empat) amalan yang telah disebutkan tadi, semoga dapat kita amalkan”, jelasnya mengakhiri kuliah.

BUPANITERA 1

Setelah kuliah Ramadhan, agenda dilanjutkan dengan Khatam Al-Qur’an yang pertama pada bulan Ramadhan tahun ini.