Senin, 14 April 2026 Tim Pengelola Keuangan Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menggelar rapat monitoring dan evaluasi (Monev) anggaran guna memantau capaian kinerja serta mematangkan strategi percepatan penyerapan anggaran untuk Triwulan II tahun 2026. Rapat ini memfokuskan pada dua indikator utama, yaitu Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dan Nilai Kinerja Anggaran (NKA).
Dalam agenda evaluasi penyerapan dan deviasi anggaran Triwulan I, tim melaporkan adanya deviasi pada pos belanja pegawai (51). Meskipun terdapat selisih, angka tersebut masih berada di bawah ambang batas 5%, sehingga nilai deviasi Halaman III DIPA tetap terjaga secara optimal dengan skor 100. Sementara itu, capaian membanggakan terlihat pada pos belanja modal (53), di mana pelaksanaan telah mencapai 100%. Capaian ini menunjukkan efisiensi dalam realisasi pengadaan aset yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Memasuki periode April hingga Juni, tim penyusun anggaran telah memetakan kebutuhan PA Sibuhuan dengan target penyerapan belanja operasional (52) sebesar 50%. Selain itu, beberapa poin krusial menjadi penekanan dalam rapat tersebut:
-
Capaian Output: Seluruh penginputan target capaian output harus segera diselesaikan sebelum batas waktu pada 30 April 2026.
-
Optimalisasi NKPA: Terkait kendala pengadaan Peralatan dan Mesin Ekstrakomptabel—khususnya sulitnya menemukan perangkat printer dengan pagu di bawah Rp1 juta—tim mempertimbangkan opsi revisi Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) untuk dialihkan ke belanja lainnya. Hal ini akan didiskusikan lebih lanjut guna memastikan anggaran tetap terserap secara akuntabel.
-
Komponen Pemantauan: Untuk komponen Dokumen Pemantauan dan Evaluasi, disepakati bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan April, namun pertanggungjawaban anggaran (SPJ) akan diproses pada bulan Mei mendatang.
-
Koordinasi DIPA 04: Khusus untuk pelaksanaan anggaran DIPA 04, tim keuangan akan melakukan koordinasi intensif dengan bagian Kepaniteraan yang dijadwalkan pada besok, 14 April 2026.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran pengelola keuangan tetap konsisten mempertahankan nilai-nilai IKPA yang sudah optimal dan terus melakukan perbaikan pada instrumen yang masih memerlukan peningkatan.
"Target kita bukan sekadar menghabiskan anggaran, melainkan memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan sejalan dengan peningkatan kualitas layanan di PA Sibuhuan dan memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan oleh pusat," pungkas salah satu anggota tim keuangan.