Kamis, 12 Maret 2026 – Memasuki hari ke-22 bulan suci Ramadhan 1447 H, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan terus konsisten menghidupkan suasana religius di lingkungan kantor. Agenda rutin pembinaan mental (bintal) setelah Shalat Zhuhur berjamaah hari ini kembali menjadi sarana bagi seluruh aparatur untuk memperdalam pemahaman spiritual dan keteguhan hati. Rangkaian ibadah dan tausiyah hari ini dipandu oleh Adzan & MC: Wyrawan Daulay, Imam Shalat: Afrizal Juanda, S.H.I. dan Pemateri Kultum: Fatimah Zahara, S.H.I.

WhatsApp Image 2026 03 12 at 14.48.39

Dalam kultum yang disampaikan oleh Ibu Fatimah Zahara, S.H.I., beliau mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan kembali hakikat kehidupan dan hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:

  • Optimalisasi Ibadah: Beliau mengingatkan bahwa Ramadhan sudah berada di fase akhir, sehingga setiap aparatur harus semakin bersemangat dalam memaksimalkan ibadah sebelum bulan mulia ini berlalu.

  • Musibah sebagai Tanda Cinta: Salah satu pesan mendalam yang disampaikan adalah mengenai cara pandang terhadap ujian hidup. Musibah yang diberikan oleh Allah SWT bukanlah bentuk kemarahan, melainkan salah satu cara Allah mencintai hamba-Nya agar kembali mendekat dan bergantung hanya kepada-Nya.

  • Allah Sang Pemilik Mutlak: Jamaah diingatkan bahwa Allah-lah pemilik sejati atas segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Kesadaran ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa rendah hati dan ketawaduan dalam bekerja maupun beribadah.

  • Kesungguhan dan Keikhlasan: Sebagai penutup, beliau berpesan agar setiap mukmin bersungguh-sungguh dalam berbuat kebaikan kepada sesama dan senantiasa ikhlas dalam menerima setiap ketetapan yang telah digariskan oleh Allah SWT.

WhatsApp Image 2026 03 12 at 14.48.39 1

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh keluarga besar PA Sibuhuan senantiasa diberikan kekuatan iman dan kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan di sisa bulan Ramadhan ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-22.

SIBUHUAN- Kamis, 12 Maret 2026 –Memasuki hari-hari penuh keberkahan di bulan suci Ramadan, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menggelar acara Khataman Qur’an massal sebagai wujud peningkatan iman dan takwa seluruh pegawai. Acara yang berlangsung di ruang Aula PA Sibuhuan ini berjalan dengan suasana penuh kekhusyukan dan persaudaraan. Acara dipandu secara apik oleh Wyrawan Daulay selaku Pembawa Acara (MC). Wyrawan mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh hadirin untuk meresapi makna Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, terutama di bulan yang mulia ini.

WhatsApp Image 2026 03 12 at 14.48.39 

Prosesi khataman diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang di awali langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan. Beliau membuka rangkaian khataman dengan melantunkan ayat-ayat yang kemudian diikuti secara bergantian oleh seluruh Aparatur PA Sibuhuan.

Gema wahyu Ilahi terdengar bersahut-sahutan di dalam ruangan, menciptakan atmosfer spiritual yang kental. Partisipasi aktif dari seluruh staf, mulai dari Ketua, jajaran hakim,Panitera,sekretaris, pejabat struktural, fungsional,dan seluruh aparatur PA. Sibuhuan menunjukkan kekompakan dan semangat ibadah yang tinggi di lingkungan kerja PA Sibuhuan.

WhatsApp Image 2026 03 12 at 14.48.39 1 

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian ibadah tersebut, Hakim Pengadilan Agama Sibuhuan, Muhammat Farhan Fuadi, S.H., memimpin pembacaan Doa Khatamul Qur’an. Dalam lantunan doanya, beliau memohon keberkahan untuk institusi, kesehatan bagi seluruh aparatur, serta agar amal ibadah selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT. Suasana haru sempat menyelimuti ruangan saat doa dipanjatkan, menandai berakhirnya putaran tadarus yang telah dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadan ini.

Rabu, 11 Maret 2026 – Memasuki hari ke-21 bulan suci Ramadhan 1447 H, aparatur Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan agenda rutin pembinaan mental (bintal) setelah Shalat Zhuhur berjamaah di Musholla kantor. Kegiatan hari ini menyoroti pentingnya kebersihan hati dan integritas antara ucapan dan perbuatan. Rangkaian ibadah dan kultum hari ini dipandu oleh Adzan & MC: Ashan panggabean, Imam Shalat: Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H. dan Pemateri Kultum: Annisarti Siregar, S.IIP.

WhatsApp Image 2026 03 11 at 14.01.13

Dalam tausiyahnya, Ibu Annisarti Siregar, S.IIP. memaparkan materi reflektif mengenai penyakit hati yang sering tidak disadari oleh seorang hamba, terutama terkait perasaan merasa lebih baik dari orang lain. Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:

  • Waspada Penyakit Ghurur: Beliau menjelaskan istilah ghurur, yaitu tipu daya setan yang membuat seseorang merasa telah mencapai derajat keilmuan yang tinggi. Celakanya, perasaan ini seringkali membuat seseorang fasih bicara dalil namun ringan dalam menyakiti sesama manusia. 

  • Kritik dalam QS. As-Saff Ayat 2-3: Mengutip ayat tersebut, beliau mengingatkan agar orang beriman tidak mengatakan sesuatu yang tidak mereka kerjakan. Allah sangat membenci kesenjangan antara ucapan dan perbuatan nyata.

  • Urgensi Menjaga Lisan: Berdasarkan kaidah "Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah," pemateri menekankan bahwa lisan yang mendahului kebenaran (berbohong atau tidak konsisten) dampaknya jauh lebih berbahaya daripada salah melangkah secara fisik. 

  • Menghindari Riya dan Takabbur: Jamaah diajak untuk berdoa agar dijauhkan dari sifat sombong dan tidak mudah menghakimi orang lain dari tampilan luarnya saja.

  • Langkah Nyata Lebih Utama: Sebagai penutup, beliau menegaskan bahwa satu langkah nyata dalam kebaikan jauh lebih dicintai Allah daripada seribu kata bijak yang hanya berhenti di tenggorokan.

WhatsApp Image 2026 03 11 at 14.01.13 1
Kegiatan ditutup dengan harapan agar di sisa sepuluh malam terakhir Ramadhan ini, seluruh keluarga besar PA Sibuhuan dapat terus memperbaiki diri agar menjadi makhluk yang lebih baik di hadapan Allah dan sesama manusia

Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-21.

Selasa, 10 Maret 2026 – Keluarga besar Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menyelenggarakan rangkaian kegiatan religius yang khidmat sebagai bentuk syukur dan penguatan tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan. Acara yang berpusat di kantor PA Sibuhuan ini menggabungkan tradisi spiritual dengan kebersamaan seluruh aparatur. Kegiatan diawali pada sore hari dengan agenda pengambilan Foto dan Video Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah. Sesi ini dikoordinasikan oleh Plt. Kasub PTIP sebagai bagian dari persiapan menyambut hari kemenangan.

WhatsApp Image 2026 03 11 at 09.07.19

Memasuki waktu senja, acara formal dimulai dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Berikut adalah urutan kegiatannya, yaitu Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Afrizal Juanda, S.H.I. selaku pembawa acara (MC). Sambutan Ketua: YM. Bainar Ritonga, S.Ag, M.H., selaku Ketua PA Sibuhuan, memberikan sambutan hangat di hadapan seluruh jamaah dan tamu undangan. Siraman Rohani: Acara inti diisi dengan tausiah mendalam sekaligus doa bersama yang dipimpin oleh Al-Ustaz Ali Pori Lubis, LC, M.A..

WhatsApp Image 2026 03 11 at 09.07.19 1

Kemudian dilanjutkan dengan berbuka & Sholat Maghrib: Tepat saat waktu berbuka tiba, seluruh hadirin menikmati takjil bersama yang dilanjutkan dengan Sholat Maghrib berjamaah. Makan Malam: Kebersamaan berlanjut dengan sesi makan malam bersama yang telah dipersiapkan oleh panitia. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat malam secara berjamaah untuk menjemput keberkahan Ramadhan. Sholat Isya: Dipimpin oleh Ketua BKM, YM. Muhammad Farhan Fuadi, S.H.. Sholat Tarawih: Diimami oleh YM. Rahmat Hartanto, S.H.. Bilal Tarawih: Bertugas sebagai bilal adalah Bapak Afrizal Juanda, S.H.I..

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Muhammad Farhan Fuadi, S.H. selaku Ketua Panitia ini berjalan dengan tertib dan lancar. Semoga melalui kegiatan ini, dedikasi dan integritas aparatur PA Sibuhuan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya ketaqwaan di bulan mulia ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-20.

Selasa, 10 Maret 2026 – Memasuki hari ke-20 Ramadhan 1447 H, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali menggelar agenda rutin bintal selepas Shalat Zhuhur berjamaah. Kegiatan hari ini menghadirkan perspektif segar mengenai hakikat komunikasi seorang hamba dengan Sang Pencipta melalui ibadah doa. Rangkaian ibadah dipandu oleh Adzan & MC: Idaham Kholid Siregar, Imam Shalat: Muhammad Sarkawi, S.H.I. dan Pemateri Kultum: Hairunnisa Lubis, S.Kom.

WhatsApp Image 2026 03 10 at 14.04.50

Dalam tausiyahnya, Ibu Hairunnisa Lubis, S.Kom. menekankan bahwa doa seringkali disalahartikan sebagai "mesin ATM" yang harus mengeluarkan hasil seketika. Beliau mengajak jamaah mengubah pola pikir tersebut dengan analogi menanam benih:

  • Analogi Benih: Ada doa yang tumbuh cepat, ada yang butuh waktu lama karena buahnya banyak, dan ada pula yang diganti dengan tanaman lain yang lebih kita butuhkan.

  • Kepastian Jawaban Allah: Allah tidak pernah mengabaikan doa. Pilihannya hanya tiga: dikabulkan segera, ditunda hingga waktu yang tepat, atau diganti dengan sesuatu yang jauh lebih baik karena Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui.

  • Filosofi Sujud: Posisi sujud adalah momen spesial di mana kepala berada di posisi paling rendah, namun suara hamba terdengar paling tinggi di langit. Di saat itulah manusia melepaskan semua atribut jabatan dan kekayaan, mengakui kelemahan diri agar dikuatkan oleh Allah.

  • Bentuk Kefakiran: Berdoa bukan berarti "memberitahu" Allah, karena Dia sudah tahu segala sesuatu yang telah, sedang, dan akan terjadi. Berdoa adalah cara menunjukkan kefakiran (kebutuhan mutlak) kita sebagai hamba. Salah satu wujud kefakiran tersebut adalah dengan mengangkat tangan hanya kepada Allah semata.

"Jangan berhenti berdoa hanya karena belum melihat hasilnya. Seperti angin yang tak terlihat namun mampu menggerakkan kapal besar, doa pun sedang bekerja menggerakkan takdirmu di balik layar."

Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-20.

WhatsApp Image 2026 03 10 at 14.04.50 1

Subkategori